Renungan: Teladan Orang-orang Khusyu'

1 comments

TELADAN ORANG-ORANG KHUSYU’

DR. Ahmad Zain An Najah, MA

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلاَقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

” Dan mintalah pertolongan ( kepada ) Allah dengan sabar dan sholat.Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ , ( yaitu ) orang-orang yang menyakini , bahwa mereka akan menemui Robb-nya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya ” ( QS Al Baqarah : 45 -46 )

Pada tulisan yang lalu telah diterangkan hakekat khusyu’ menurut Al Qur’an, dan Hadist serta padangan para ulama. Pada tulisan di bawah ini akan diterangkan bagaimana Rosulullah saw menyikapi beberapa fenomena yang terjadi disekitarnya dengan hati yang khusyu’, menangis dan bersimpuh di hadapan Allah swt. Diantaranya adalah :

Pertama : Menangis ketika sholat,

Apakah ketika sholat dianjurkan menangis? Sebenarnya yang dianjurkan bukanlah menangis, akan tetapi kehadiran hati ketika membaca ayat-ayat suci Al Qur’an dalam sholat, begitu juga ketika berdo’a dan bertasbih serta bertakbir. Dari hasil perenungan dan tadabbur terhadap apa yang dibaca itulah seseorang akhirnya bisa menangis…. Menangis karena takut terhadap adzab Allah swt, menangis karena merasa banyak dosa-dosa yang dikerjakan selama ini dan ia ingin bertaubat kepada Allah swt, menangis karena tidak pandai mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepadanya, menangis karena mengingat hari akherat. Inilah yang dialami oleh Rosulullah saw dalam sholatnya, dalam suatu hadist disebutkan :

وعَن عبد اللَّه بنِ الشِّخِّير – رضي اللَّه عنه – قال : أَتَيْتُ رسُولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وَهُو يُصلِّي ولجوْفِهِ أَزِيزٌ كَأَزِيزِ المرْجَلِ مِنَ البُكَاءِ

Dari Abdullah bin Syuhair r.a berkata : ” Aku mendatangi Rosulullah saw sedang beliau dalam keadaan sholat, terlihat beliau sedang menangis terisak-isak bagaikan air dalam tungku yang sedang masak ( HR Nasai no : 1214 , Abu Daud no : 904 , Shohih Targhib, no : 544 )

Dalam hadist di atas hanya disebutkan bahwa Rosulullah saw menangis terisak-isak, artinya tidak mengeluarkan suara. Karena dalam sholat seseorang walaupun betapapun ia terbawa perasaannya dengan ayat-ayat Al Qur’an, akan tetapi tidak boleh berteriak-teriak sehingga keluar suaranya, karena hal itu bisa membatalkan sholat. Dalam hadist lain disebutkan :

عن عبيد بن عمير رحمه الله : ” أنه قال لعائشة – رضي الله عنها – : أخبرينا بأعجب شيء رأيتيه من رسول الله صلى الله عليه وسلم ؟قال : فسكتت ثم قالت : لما كانت ليلة من الليالي.

قال : ” يا عائشة ذريني أتعبد الليلة لربي ” .قلت : والله إني أحب قُربك ، وأحب ما يسرك

قالت : فقام فتطهر ، ثم قام يصلي .قالت : فلم يزل يبكي ، حتى بل حِجرهُ !قالت : وكان جالساً فلم يزل يبكي صلى الله عليه وسلم حتى بل لحيته !قالت : ثم بكى حتى بل الأرض ! فجاء بلال يؤذنه بالصلاة ، فلما رآه يبكي ، قال : يا رسول الله تبكي ، وقد غفر الله لك ما تقدم من ذنبك وما تأخر ؟! قال : ” أفلا أكون عبداً شكورا ؟! لقد أنزلت علي الليلة آية ، ويل لم قرأها ولم يتفكر فيها ! { إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ … } الآية كلها “

Diriwayatkan dari Ubaid bin Umair, bahwasanya ia bertanya kepada Aisyah r.a : ” Beritahukan kepada kami sesuatu yang sangat ajaib yang pernah kamu lihat dari Rosulullah saw ? ” . Beliau terdiam sejenak kemudian berkata : ” Pada suatu malam beliau bersabda : ” Wahai Aisyah

Biarkan malam ini saya berkonsentrasi untuk beribadah kepada Robb-ku!”. Berkata Aisyah : ” Demi Allah, sesungguhnya saya senang dekat denganmu dan menyenangi dengan sesuatu yang membuatmu senang. Kemudian Rosulullah saw bangkit dan berwudhu, kemudian sholat. Di dalam sholat tersebut beliau menangis terus sampai air matanya membasahi tempat tersebut, dan ketika beliau duduk masih saja Rosulullah saw menangis hingga air matanya membasahi jenggotnya, kemudian terus menangis sampai air matanya membasahi lantai. Kemudian datang Bilal untuk mengumandangkan adzan subuh,ketika melihat Rosulullah saw menangis, ia berkata : ” Wahai Rasulullah apa yang membuat engkau menangis, padahal Allah telah mengampuni semua dosamu yang terdahulu atau pun yang akhir”. Rosulullah saw menjawab : ” Saya ingin menjadi seorang hamba yang pandai bersyukur, pada malam ini telah turun kepadaku ayat-ayat Al Qur’an…yang sungguh rugi orang yang membacanya tanpa disertai dengan tafakkur. Yaitu ayat ( Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi….) –Qs Ali Imran : 190 dan seterusnya ( HR Ibnu Hibban (2/386) , Hadist ini Shohih sebagaimana dalam ” Shohih Tarhib “ no : 1468 )

Kalau kita perhatikan hadist di atas, kita dapatkan bahwa Rosulullah saw menangis ketika melakukan sholat malam. Suasana malam membuat seseorang lebih bisa berkonsentrasi dalam merenungi ayat-ayat Allah swt, apalagi kalau dihubungkan dengan kehidupan manusia…karena saat itu manusia kebanyakan sedang tidur lelap, dan dunia disekitarnya tenang.

Dari hadist diatas bisa disimpulkan juga bahwa sholat malam merupakan salah satu sarana agar hati kita tetap khusyu’ setiap saat.

Kedua : Menangis ketika membaca atau mendengar Al Qur’an.

Seseorang sangat dianjurkan untuk merenungi dan mengetahui ayat-ayat Al Qur’an yang dibacanya, karena dengan itu, hati seseorang akan tergerak, perasaannya akan terbawa sehingga mendorongnya untuk mengamalkan isinya. Dalam suatu hadist disebutkan :

عن ابن مَسعودٍ – رضي اللَّه عنه – قالَ : قال لي النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : ” اقْرَأْ علَّي القُرآنَ ” قلتُ : يا رسُولَ اللَّه ، أَقْرَأُ عَلَيْكَ ، وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ ؟ ، قالَ : ” إِني أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي ” فقرَأْتُ عليه سورَةَ النِّساء ، حتى جِئْتُ إلى هذِهِ الآية : فَكَيْفَ إِذا جِئْنا مِنْ كُلِّ أُمَّة بِشَهيد وِجئْنا بِكَ عَلى هَؤلاءِ شَهِيداً ، قال ” حَسْبُكَ الآن ” فَالْتَفَتَّ إِليْهِ ، فَإِذَا عِيْناهُ تَذْرِفانِ .

Dari Ibnu Mas’ud r.a, berkata : ” Pada suatu hari Rosulullah saw bersabda kepada saya : ” Bacakan kepadaku Al Qur’an ! ” , Aku berkata : ” Wahai Rosulullah saw , apakah saya membacakan Al Qur’an ini kepadamu , padahal ia diturunkan kepadamu ? ” Rosulullah saw bersabda : ” Saya senang mendengarkan Al Qur’an dari orang lain ” . Maka saya bacakan kepadanya surat An Nisa’ hingga ayat yang berbunyi : “ Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu ) “- QS An Nisa’ : 41 – bersabda Rosulullah saw : ” Cukup sampai sini saja ! “, Kemudian saya menengok mukanya, ternyata saya dapatkan air matanya mengalir . ” ( HR Bukhari no : 4763 , dan Muslim no : 800 )

Rosulullah saw ketika menangis bukan sekedar menangis tanpa ada sebab, atau menangis yang dibuat-buat sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang, akan tetapi beliau menangis karena merenungi makna dari ayat yang dibacakan kepadanya. Berkata Ibnu Bathol : ” Sesungguhnya Rosulullah saw menangis ketika dibacakan ayat ini, karena beliau terbayang di depannya akan dahsyatnya hari kiamat yang membuatnya terenyuh untuk menjadi saksi kepada umatnya bahwa mereka telah membenarkannya dan beriman kepada-nya, dan sudi untuk memintakan syafa’at kepada Allah untuk mereka, agar diringankan dalam menghadapi dahsyatnya keadaan hari kiamat dan padang mahsyar. Hal seperti ini, sangat pantas untuk membuatnya menangis dan sedih “

Hadist di atas secara tidak langsung telah menguatkan definisi khusyu’ yang disebutkan oleh Al Qur’an yaitu orang-orang yang menyakini bahwa mereka akan bertemu dengan Rabb mereka dan kepada-Nya mereka akan kembali.

Ketiga : Menangis ketika mengingat kematian.

Setiap orang pasti mengalami kematian, oleh karenanya kita dianjurkan untuk selalu mengingatnya setiap saat. Dengan mengingat kematian ini, hati seseorang akan tergerak untuk mencari bekal yang akan dibawanya menuju akherat. Mungkin banyak orang yang hatinya keras tidak mempan diingatkan dengan kata-kata dan nasehat, akan tetapi jika dibawa untuk melihat bagaimana orang yang mati dikubur biasanya akan luluh juga. Oleh karenanya, Islam menganjurkan kepada umatnya untuk ikut mendo’akan saudaranya yang meninggal dunia dengan mensholatkannya dan ikut mengantar sampai liang kubur. Rosulullah saw sendiri telah memberikan contoh dalam hal ini, sebagaimana yang tersebut dalam suatu hadist :

عن أنس رضي الله عنه قال : شهدنا بنت رسول الله صلى الله عليه وسلم ورسول الله صلى الله عليه وسلم جالس على القبر فرأيت عينيه تدمعان ، فقال : هل فيكم من أحد لم يقارف الليلة ؟ فقال أبو طلحة : أنا ، قال : فانزل في قبرها ، فنزل في قبرها فقبرها

Diriwayatkan dari Anas ra berkata : ” Kami menyaksikan ( proses penguburan ) anak perempuan Rosulullah saw sedang beliau sedang duduk dekat kuburan, terlihat kedua mata beliau berlinang linang karena menangis. Beliau bersabda : ” Siapa diantara kalian yang tidak berhubungan intim dengan istrinya tadi malam ? “ Berkata Abu Tolhah : ” Saya ” . Bersabda Rosulullah saw : ” Maka turunlah kamu ke kuburan dan kuburkan dia ” ( HR Bukhari no : 1225 )

Dari hadist di atas, bisa disimpulkan bahwa melayat orang mati dan ikut menyaksikan upaca penguburannya merupakan salah satu sarana untuk membuat hati kita khusyu’ setiap saat.

Keempat : Menangis karena khawatir umatnya akan diadzab oleh Allah

Rosulullah saw adalah orang yang mempunyai hati yang lembut dan rasa kasih sayang yang luar biasa kepada sesama manusia, sehingga beliau merasa sangat kasihan jika umatnya diadzab oleh Allah swt di akherat nanti. Rasa belas kasih inilah yang membuat beliau menangis. Dalam suatu hadist disebutkan :

عن عبد الله بن عمرو بن العاص أن النبي صلى الله عليه وسلم تلا قول الله عز وجل في إبراهيم { رب إنهن أضللن كثيرا من الناس فمن تبعني فإنه مني } وقال عيسى عليه السلام { إن تعذبهم فإنهم عبادك وإن تغفر لهم فإنك أنت العزيز الحكيم } فرفع يديه وقال – اللهم أمتي أمتي – وبكى فقال الله عز وجل يا جبريل اذهب إلى محمد – وربك أعلم – فسله ما يبكيك فأتاه جبريل عليه الصلاة والسلام فسأله فأخبره رسول الله صلى الله عليه وسلم بما قال – وهو أعلم – فقال الله يا جبريل اذهب إلى محمد فقل إنا سنرضيك في أمتك ولا نسوؤك

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru bin Ash berkata bahwasanya Rosulullah saw pada suatu ketika membaca firman Allah tentang nabi Ibrahim : ” Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.-Qs Ibrahim 36- Begitu juga beliau membaca firman Allah tentang nabi Isa : ” Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.- Qs Al Maidah : 118 –. Kemudian beliau mengangkat tangannya sambil berdo’a : ” Ya Allah tolonglah umatku, tolonglah umatku ‘ ! beliau langsung menangis. Kemudian Allah swt berfirman kepada malaikat Jibril as : Pergilah dan Tanya kepada Muhammad saw kenapa dia menangis – dan Allah mengetahui keadaannya- . Kemudian datanglah Jibril a s kepada nabi Muhammad saw, dan beliau memberitahukan kejadiannya- dan Allah swt mengetahui akan hal itu-. Allah berfirman : ” Wahai Jibril pergilah kepada Muhammad saw dan beritahukan bahwa Kami telah meridhoi umat-mu dan tidak akan menyakitimu ‘ ( HR Muslim 202 )

Dari hadist di atas, bisa disimpulkan bahwa mengingat adzab Allah yang pedih di alam akherat nanti akan membuat hati ini menjadi khusyu’ setiap saat.

Kelima : Menangis karena melihat fenomena alam, seperti gerhana matahari.

Setiap orang yang hidup di dunia tidak bisa lepas dari fenomena alam yang terjadi disekitarnya, seperti hujan, petir, gerhana matahari dan bulan, pasang surut air laut, banjir, tanah longsor , gempa bumi, meteor jatuh, gunung meletus, hawa yang sangat dingin atau yag sangat panas, angin topan yang sangat kencang dan lain-lainnya. Sebenarnya fenomena – fenomena alam tersebut tidak terjadi begitu saja tanpa ada hikmah dibaliknya. Allah swt dalam banyak ayat menjelaskan bahwa hal tersebut sebenarnya adalah peringatan Allah kepada penduduk bumi ini, supaya selalu ingat bahwa langit dan bumi ini adalah milik Allah, Dia-lah Yang menciptakannya, maka jangan sampai mereka lupa untuk selalu menyembah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Fenomena-fenomena alam itu juga mengingatkan kita bahwa Allah swt Maha Kuasa untuk menghancurkan apa saja yang berada di muka bumi ini, jika para penduduknya sudah bergelimangan dalam dosa dan maksiat. Oleh karenanya, Rosulullah saw menangis ketika melihat salah satu fenomena alam ini terjadi pada masa beliau masih hidup, beliau takut kalau Allah murka kepada penduduk bumi ini, maka beliau segera menuju tempat sholat untuk melakukan sholat gerhana, sembari memperbanyak sedekah dan istighfar.Dalam suatu hadist disebutkan :

عن عبد الله بن عمرو بن العاص – أيضاً – قال : انكسفت الشمس على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم فقام رسول الله صلى الله عليه وسلم فلم يكد يركع ثم ركع فلم يكد يرفع ثم رفع فلم يكد يسجد ثم سجد فلم يكد يرفع ثم رفع فلم يكد يسجد ثم سجد فلم يكد يرفع ثم رفع وفعل في الركعة الأخرى مثل ذلك ثم نفخ في آخر سجوده فقال : أف أف ، ثم قال : رب ألم تعدني أن لا تعذبهم وأنا فيهم ؟ ألم تعدني أن لا تعذبهم وهم يستغفرون ؟ ونحن نستغفرك ، فلما صلى ركعتين انجلت الشمس فقام فحمد الله تعالى وأثنى عليه ثم قال : إن الشمس والقمر آيتان من آيات الله لا ينكسفان لموت أحد ولا لحياته فإذا انكسفا فافزعوا إلى ذكر الله تعالى .

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru bin Ash ra bahwasanya terlah terjadi gerhana matahari pada zaman Muhammad saw, kemudian beliau berdiri melaksanakan sholat sampai lama, kemudian ruku’ sampai lama, kemudian berdiri lagi, kemudian sujud sampai lama, kemudian berdiri pada rekaat kedua sebagaimana yang dilakukan pada rekaat pertama, kemudian beliau menghembus diakhir sujudnya sambil berbunyi : uf..uf ..kemudian beliau berdo’a : ” Wahai Robbku bukankah Engkau telah menjanjikan kepadaku untuk tidak menyiksa mereka selama aku masih berada diantara mereka ? Bukankan Engkau telah menjanjikan kepadaku untuk tidak menyiksa mereka selama mereka beristighfar meminta ampun kepada-Mu ? Dan Kami sekarang beristighfar meminta ampun kepada-Mu.” Setelah selesai melakukan sholat dua rekaat, ternyata gerhana sudah terlewati. Kemudian beliau naik ke atas mimbar untuk berkhutbah. Setelah memuji Allah swt, beliau bersabda : ” Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan tanda-tanda kebesaran Allah , tidaklah terjadi gerhana matahari dan bulan ini karena kematian atau hidupnya seseorang , jika kalian melihat gerhana, maka segeralah berdzikir dan mengingat Allah swt ( Hadist Shohih R Abu Daud no 1194 , lihat juga di Shohih Abu Daud no 1055 akan tetapi disebutkan dua ruku’ sebagaimana yang terdapat dalam shohih Bukhari dan Muslim )

Hadist di atas secara gamblang menjelaskan kepada kita bagaimana sebenarnya sikap yang harus diambil oleh seorang muslim, jika menyaksikan fenomena alam yang terjadi disekitarnya, seperti gerhana matahari, tanah longsor, gempa dan lain-lainnya, yaitu dengan memperbanyak sedekah , dzikir, sholat, taubat dan istighfar. Itulah seharusnya yang dilakukan oleh bangsa Indonesia yang sedang dirundung bencana demi bencana. Akan tetapi yang amat disayangkan, masih banyak umat Islam yang belum bisa memahami hal ini, bukannya mereka bertaubat atas dosa-dosa yang mereka lakukan akan tetapi justru semakin hari kejahatan demi kejahatan terus meningkat, padahal fenomena-fenomena alam tersebut merupakan sarana yang sangat tepat untuk menjadikan hati kita bertambah khusyu’. Semoga …

More

6 Sebab Solat Tidak Khusyuk

0 comments


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgp6hj56flrsEhXqiFMFsLdcj1v5IgSlu4zXSeO0vOATT10hRGk-SJhjSFVAR2GKTsSRjAxqh4FtGHznLHWeJUJ_RZexesDkhGlS1UBSN9mqmMlM1l-ruBfIebKbSkdPM1s7KAPLVib5oo/s1600/khusyuk-solat.jpg

Memang terkejut bila melihat dalam youtube tentang satu ujian yang sangat mudah iaitu dengan mengambil dua potongan daging babi diletakkan dalam bekas besi kemudian di curahkan air minuman coca cola ke atas daging babi itu, setelah dibiarkan dua jam nampak dengan begitu banyak sekali ulat - ulat kecil yang banyak sekali merayap keluar dari daging babi itu. Terkejut sangat tengok itu kerana dua perkara pertama dahsyatnya dan jijiknya daging . kedua bangga menjadi muslim betapa agungnya syariat Allah yang mengharamkan makan daging babi dan betapa al Quran memang kitab petunjuk dari langit dan segala terkandung didalam yang berbentuk suruhan wajib ikut dan yang terlarang mesti dihindari.

Kalau nak tengok dengan jelas lagi cuba semak ayat quran surah al maaidah ayat 3 yang bermaksud: “ Diharamkan bagimu memakan bangkai,darah, daging babi an daging haiwan yang disembelih bukan atas nama Allah…. Semak lagi surah al anaam ayat 145 firman Allah yang bermaksud : Katakanlah “tidak ku dapati didalam apa yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya kecuali daging haiwan yang mati(bangkai),darah yang mengalir,daging babi.

Pengharaman babi dalam al Quran sepatutnya dikaitkan dengan wabak dahsyat yang sedang melanda dunia termasuk Negara kita Malaysia iaitu H1 N1yang sudah meragut 44 nyawa . SubhanAllah maha suci Allah yang mengetahui keburukan apa yang diciptaNya. Kalau Allah kata tak boleh rupanya bahaya sangat samada pada daging babi itu ataupun akibat daripada jangkitan babi itu sendiri hasil kajian barat, babi membawa virus dan t sejenis kuman yang tidak mati 'duduk' di dalam genetik babi yang boleh membawa 70 jenis penyakit . dalam menghadapi situasi ini kita bertanya “mana kehebatan negara kuasa besar duia tersohor dengan kecanggihan teknolgi dan peralatannya serta para saintis? Mereka sedang mengkaji tetapi jangan lupa kemarahan Allah terhadap mereka yang melupai peringatanNya


Amat menakutkan akibat dari babi ini H1N1 berjangkit tanpa henti dengan begitu pantas..
hanya bermediumkan udara yang boleh disedut di mana-mana. Di Pusat membeli belah, di tempat parking kereta, di kedai kopi, di stadium, di perhimpunan. Ia tidak begitu terasa, tetapi sedar tak sedar, ia bergerak begitu pantas. Anda juga tidak berasa takut dan gerun selagi tiada orang terdekat anda yang terkena, sekurang-kurangnya kena kuarantin.

Kedahsyatan penyakit H1N1 yang kita sedang hadapi ini baru sebahagian kecil serangan bahaya babi yang Allah kata bahaya ini tak masuk lagi pengharaman lain yang telah lama di laknat Allah tetapi masih berleluasa dalam masyarakat kita dilakukan bukan sahaja secara sembunyi-sembunyi lagi tetapi sudah berbangga sambil menunjuk-nunjuk seperti zina persundalan dan lain –lain.

Yang paling menakutkan kita masih “pekak” dengan kemurkaan Allah. Biasanya bila dah reda sikit sesuatu wabak atau bala kita akan lupa balik Allah. Lupa balik apa yang Allah larang balik asal buat engkar, bila kena bala baru semua pakat doa Allah balik solat mula rajin tapi bila dah sihat lupa lagi Allah . begitulah kedegilan sebahagian kita .

Yakinlah bahawa Islam adalah agama Allah yang benar, memenuhi keperluan fitrah setiap manusia. Oleh itu, pengharaman Islam terhadap babi, arak, zina, rasuah, judi dan sebagainya adalah untuk menjaga maslahah nyawa dan kehidupan manusia seluruhnya.

Manusia tidak boleh halang dan sekat udara yang bertebaran. Begitu cepat ia merebak.

Jangan lupa gunakan kuasa doa samada doa biasa ataupun doa dengan qunut “naazilah” ". Manusia yang ada di sekeliling kita mahupun udara yang ada. Semua dengan izin Allah semata-mata," katanya.

Solat adalah tiang agama. Di dalamnya terangkum segala nilai iman dan Islam. Mendirikan solat sama dengan mendirikan ugama manakala tidak solat sama dengan meruntuhkan ugama. Antara matlamat utama bersolat adalah untik ingat kepada Alah namanya khusyuk. Khusyuk sangat membantu untuk melahirkan roh ”ingat ” dan inilah yang membuatkan solat akan mencegah fahsya’ dan mungkar di luar solat iaitu dalam kehidupan harian. Masalahnya solat tak khusyuk. Perbincangan kali ini kenapa solat tidak khusyuk? Perbincangan kali ini ialah mengenai sebab dan penghalang kenapa solat tidak khusyuk.

Antara sebab solat tidak khusyuk:

PERTAMA : tidak ada keinginan atau keghairahan mendirikan solat.buat seperti dipaksa-paksa menyebabkan solat menjadi sambil lewa buat dengan tidak tulus. Walaupun solat adalah amalan yang ringan sahaja tetapi menjadi sangat berat dek kerana tiada kesungguhan. Main bola berjam-jam boleh tapi solat beberapa minit dah jadi gelisah. Bergayut talifon berjam-jam penuh sungguh-sungguh tapi solat sekejap macam pikul bebanan. Jika tahap keiginan bersolat tak ditingkatkan selama itulah solat tidak akan menjadi ”pengubah”. Nak tingkatkan keghairahan untuk bersolat ialah dengan banyak membaca al quran,ingat mati selalu ambil tahu tentang kelebihan khusyuk dalam solat.

Sebab KEDUA tak dapat khusyuk solat ialah makan makanan yang haram. Memkan yang haram bererti menentang Allah. Orang yang menentang Allah adalah orang yang tidak takut Allah. Dan benda-benda yang haram ini akan menjadi darah daging manakala darah daging inilah yang akan melahirkan tenaga dan gerak. Kalau memakan yang haram Ia akan menggerak dan mendorong perbuatan yang jahat dan maksiat akibatnya hati menjadi kotor dan hati yang kotor mesti liat untuk beribadat. Solat untuk mendekat dengan Allah benda maksiat kesanyan menjauhi Allah. Orang yang jauh dengan Allah tak seronok bertemuNya dalam solat.kalau dah tak layan Allah akibatnya kene boolayanlah dari Allah.

Sebab KETIGA ialah keras hati dan takabbur. Orang yang takabbur ialah orang yang tidak berupaya untuk merendah diri di hadapan Allah. Rasa diri besar walaupun tak besar mana pun. Kalau perut aje besar buat ape. Manakala hati yang keras pula tidak akan terkesan dengan nilai tarbiah kehambaan yang dilahirkan dalam solat.bila ruku dia tak rasa hina, bila sujud tak terasa kebesaran Allah. Orang besar sangat dihurmati tetapi lupa untuk menghormati Allah tuhan yang maha besar. Orang kaya-kaya sangat dilayani dan dihurmati tetapi lupa untuk menghormati Allah sebagai tuhan yang paling kaya. Hati jadi keras kerana 3 perkara. Iaitu makan makanan yang yang haram,tak dengar majlis ilmu dan banyak dosa.

Sebab yang KEEMPAT ialah ”lagha” banyak melakukan perbuatan yang sia-sia. Apalagi kalau membawa kepada haram. Cakap banyak yang tak ada faedah,perkataan pula lucah dan cabul serta kotor,gurau senda yang melampau,umpat fitnah. Sudah tentu perbuatan ini akan membuatkan hati jadi kotor. Bila hati kotor maka isinya adalah maksiat bila maksiat penuh di hati zikrullah tak akan masuk. Mendengar muzik dan lagu-lagu yang cabul hanya menjadi ejen kepada syaitan untuk melalaikan solat dan kalau dah lalai solat tak tak punya ”roh” lagi.

Sebab KELIMA dan KEENAM...Akan dikemaskini sedikit masa lagi, harap maklum.

Dipetik dari http://ustaz-mohdzawawi.com/index.php?option=com_content&task=view&id=12&Itemid=26

More

Teman Setia Kami

Tafsir al-Quran Miracle Reference 22 in 1

Dapatkan Sekarang. Tempahan boleh dibuat dengan menghantar email kepada saya di: fazakkeer@gmail.com atau arqustany@gmail.com. Sementara stok dengan saya masih ada. Harga yang ditawarkan masa sekarang ialah RM150.00 sebuah (termasuk penghantaran hanya di semenanjung Malaysia) Jika mengambil sendiri harga hanya RM130.00 sebuah.

Ruangan Iklan

Jika ada sesiapa yang ingin mengiklankan bisnes mereka bolehlah emailkan kepada saya di: fazakkeer@gmail.com

wibiya widget

Download MP3 Ceramah

MP3 Ceramah: Tuan Ibrahim Tuan Man

1. Antara Ahli Syurga & Neraka
2. Antara Ujian & Bala
3. Azab Neraka
4. Dajjal
5. Ikhlas Dalam Amalan
6. Mendidik Anak Yang Soleh
7. Kelahiran & Kematian


MP3 Ceramah: Ustaz Azhar Idrus

1. 12 Ribu Dosa
http://www.mediafire.com/?yvmj4zlzwmm
2. Dua Kali Bodoh
http://www.mediafire.com/?diwzhy12tjk
3. 28 Nabi
http://www.mediafire.com/?nmtwn0u0zyk
4. Adab Sembelih
http://www.mediafire.com/?bdmjmudmk4z
5. Air Zam Zam
http://www.mediafire.com/?ztmrahzzzti
6. Alam Barzakh
http://www.mediafire.com/?yuqlqym15n4
7. Amanah yang Semakin Hilang
http://www.mediafire.com/?tnqkwjjotnt
8. Anak Derhaka
http://www.mediafire.com/?om1ygodmmnt
9. Angin Merah
http://www.mediafire.com/?it5g0jddmj0
10. Awek Takraw
http://www.mediafire.com/?w2wnozmjzua
11. Bab Jenazah
http://www.mediafire.com/?dmmj0mojjjz
12. Bahaya Fitnah
http://www.mediafire.com/?qntgdndzrco
13. Bahaya Kemewahan
http://www.mediafire.com/?h3zzyzmymht
14. Baiki Agama
http://www.mediafire.com/?ixjmoh4mwry
15. Baju Telanjang
http://www.mediafire.com/?d1e2ytwmzwc
16. Basuh Hati
http://www.mediafire.com/?idh4qnzqjhm
17. Batu Pelesit
http://www.mediafire.com/?gv3v1kndhmj



MP3 Ceramah: Dato Ismail Kamus

1. Adab & Hikmah Menziarahi Orang Sakit: klik di sini
2. Perjalanan Umur: klik di sini
3. Asbab Nuzul: klik di sini
4. Adab vs Ibadat: klik di sini
5. 6 perkara antara doa dan zikir: klik di sini
6. Cari Hidayah: klik di sini
7. Apa Perlu Tauliah: klik di sini
8. Bidaah Dalam Solat
: klik di sini
9. Fitnah Kubur: klik di sini
10. Hukum Berjampi: klik di sini
11. Kelebihan Ilmu: klik di sini
12. Kelebihan Umat Nabi Muhammad: klik di sini
13. Alam Jin 1: klik di sini
14. Alam Jin 2: klik di sini
15. Alam Jin 3: klik di sini
16. Mengenal Jin 1: klik di sini
17. Mengenal Jin 2: klik di sini
18. Mengenal Jin 3: klik di sini
19. Mengenal Jin 4: klik di sini
20. Mengenal Jin 5: klik di sini



MP3 Ceramah: Tuan Guru Nik Abdul Aziz

1. Malam Nisfu Sya'ban: klik di sini
2. Bohong yang dibolehkan: klik di sini
3. Bertauhid mengenal Allah: klik di sini
4. Asal Usul Sifat 20: klik di sini
5. Doa Mengukuhkan Hati Si Mati: klik di sini
6. Ikat Setia Cara Islam: klik di sini
7. Islam Daya Penyelesaian: klik di sini
8. Keadilan Islam: klik di sini
9. Konsep Barakah Dalam Islam: klik di sini
10. Kunjungan Munkar Nakir: klik di sini


MP3 Ceramah: Dato Haron Din

1. Talaqqi Al-Fatihah: Klik di sini
2. Talaqqi Selawat Syifa': Klik di sini
3. Jiwa yang Tenang: Klik di sini
4. Israk Mikraj 1: Klik di sini
5. Israk Mikraj 2: Klik di sini
6. Manusia dan Islam: Klik di sini
7. Cabaran Perjuangan Islam: Klik di sini
8. Cahaya Iman: Klik di sini
9.
Cintai Islam: Klik di sini
10. Ikuti Para Ulama': Klik di sini
11. 4 Halangan Daie (side A): Klik di sini
12. 4 Halangan Daie (side B): Klik di sini


MP3 Ceramah: Ustaz Zaharuddin Abd Rahman

1. Halal Haram (Aurat): klik di sini
2. Halal Haram Pelaburan Saham: klik di sini
3. Kaedah & Hukum Jual Beli: klik di sini
4. Pelaburan Internet: klik di sini
5. Maulid Nabi: klik di sini
6. Penjelasan FOREX: klik di sini
7. Rasulullah Pakar Ekonomi: klik di sini


Muat turun

Doa-doa
Doa harian: klik di sini
Doa masuk hutan: klik di sini
Doa sakit kepala: klik di sini
Doa Bismillah enam: klik di sini
Doa Istikharah: klik di sini
Doa jamuan akhir tahun: klik di sini
Doa kejayaan: klik di sini
Doa pengasih anak: klik di sini
Doa peperiksaan: klik di sini
Doa kem bestari solat: klik di sini
Doa Yaasiin: klik di sini
Doa sempena mesyuarat: klik di sini
Doa angin ahmar: klik di sini
Doa Solat Hajat: klik di sini
Doa Solat Dhuha: klik di sini
Doa Solat Tahajjud: klik di sini
Doa Solat Terawih: klik di sini
Doa Solat Witir: klik di sini
Doa Sepanjang Mengerjakan Haji: klik di sini


Selawat Nabi
Selawat al-I'tiraf: klik di sini
Selawat Badar: klik di sini
Ya Nabi Salam Alaika 1: klik di sini
Ya Nabi Salam Alaika 2: klik di sini
Ya Rabbil-Bil-Mustafa: klik di sini
Selawat-Badwi: klik di sini
Selawat-Dawam: klik di sini
Selawat-Syifa': klik di sini
Muhammad Ya Habibi: klik di sini
Selawat-Maulid: klik di sini


Kategori

Logo SKSSJ

Logo SKSSJ